Manfaat dalam Tahu dan Aneka Resep Tahu

aneka resep tahu

Sebagai hasil olahan kacang kedelai, tahu merupakan makanan yang dapat diandalkan untuk perbaikan gizi.  Makanan tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi untuk tubuh kita, tapi dengan makanan bisa menjadikan kulit lebih cantik serta segar. Loh kok bisa?

Kulit merupakan bagian tubuh yang sering terpapar langsung dengan matahari dan polusi bahkan bakteri. Nah, jika tidak dijaga dengan baik, kulit akan menjadi kering, kusam dan tua.

Tahu mempunyai mutu protein nabati yang baik dengan komposisi asam amino paling lengkap.  Kandungan gizi dalam tahu, memang masih kalah dibandingkan makanan dari bahan hewani seperti telur, daging dan ikan. Namun, dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih mengkonsumsi tahu sebagai bahan makanan berprotein pengganti daging untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Makanan olahan dari kacang kedelai ini bisa dibuat jadi beraneka ragam seperti tumis tahu, tahu goreng, tahu bulat, tahu gejrot, sapo tahu, dan aneka resep tahu lain yang rasanya tidak kalah enak. Cara membuat tahu gejrot yang merupakan makanan yang olahannya tidak rumit juga bisa dijadikan camilan.

Tahu ataupun tempe, terbuat dari bahan dasar kedelai. Nah, makanan-makanan yang terbuat dari kedelai memang sudah dikenal sebagai pilihan makanan berprotein. Penelitian menunjukkan,bahwa yang mengkonsumsi tahu lebih rendah untuk mengalami penyakit kolesterol, jantung, obesitas, dan juga kanker payudara.

Mereka yang mengonsumsi tahu 25 % lebih banyak mengalami peningkatan pembentukan estrogen dibanding yang tidak memakan tahu. Jadi, risiko terkena kanker payudara lebih sedikit. Tekanan darah mereka juga lebih rendah ketimbang kelompok yang tidak mengonsumsi tahu.

Beberapa studi menyebutkan, bahwa dengan meningkatkan konsumsi kedelai bisa menurunkan risiko kanker payudara. Tahu dibuat dengan mengentalkan susu kedelai dan membentuk hasil proses tadi menjadi makanan. Tahu bebas gluten, tidak mengandung kolesterol, serta rendah kalori. Kedelai juga bisa melindungi tubuh dari kanker usus. Dengan hal yang sama, olahan kedelai bisa menambah kesuburan wanita, mengurangi gejala-gejala pada menopause karena kedelai mengandung phytoestrogen atau yang dikenal dengan isoflavon.  Isoflavon dapat mengurangi gejala kesehatan yang muncul karena kekurangan estrogen pada masa menopause. North American Menopause Society  membagikan hasil penelitiannnya bahwa kedelai membantu sejumlah perempuan menghadapi peradaan demam panas yang tiba-tiba,saat merasakan gejala menopause. Tahu yang merupakan olahan kedelai juga berfungsi untuk menjaga ginjal.

Baca Juga :  Resep Olahan Daging Sapi Praktis Yang Paling Diminati

Nutrisi kedelai yang ada pada tahu juga memberikan kemampuan regenerasi yang lebih cepat dalam sel kulit. Dalam kosmetik juga ditemukann nutrisi dari kedelai, seperti mineral dan kolagen. Di beberapa merk kosmetik yang mulai mengganti bahan baku dengan kedelai pada makeup dinilai lebih ramah lingkungan. Kandungan kolagen yang tinggi sehingga dapat memperbaiki kerusakan kulit akibat sengatan matahari dan polusi. Selain di konsumsi, tahu juga bisa dijadikan masker loh. Masker tahu ini bermanfaat karena memiliki kandungan zat saponin untuk mengeluarkan kotoran yang menyumbat pori-pori. Zat ini mampu secara efektif mengeluarkan kotoran dan juga membantu proses pengelupasan sel kulit mati dari kulit. Kandungan isoflavon dari olahan kacang kedelai dan tambahan vitamin E ini sangat bermanfaat untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit kalian

Terdapat berbagai macam kandungan gizi, seperti protein, lemak, karbohidrat, kalori dan mineral, fosfor, vitamin B-kompleks seperti thiamin, riboflavin, vitamin E, vitamin B12, kalium dan kalsium dalam tahu yang bermanfaat untuk terbentuknya kerangka tulang. Tahu memiliki kandungan sekitar 80% asam lemak tak jenuh jadi tahu tidak banyak mengandung kolesterol. Tahu menjadi makanan aman bagi kesehatan jantung dan rendah kalori.